google-site-verification: google0349c6edf84c2ea8.html pengalibu

Selasa, 16 Agustus 2016

Tempat wisata di sulawesi tengah dan kota palu





TEMPAT WISATA DI SULTENG DAN KOTA PALU DAN SEKITARNYA
 bicara tentang palu teryata kota teluk ini memiliki segudang tempat wisata yg bias di bilang WOW!! Mulai  dari pegunungan laksana negri di atas awan atau  pantai laksana di surga. Ada beberapa hal yang menyebabkan kota palu masi minim wisatawan sala satunya adalah promosi. Namun jika anda datang ke palu disinilah sala satu surga wisata menurut saya. sala satu turis dari kroasia bahkan perna saya tanyakan sendiri."mengapa anda tidak kebali? anda tau jawabanya ? dia mngatakan: "saya pernah ke bali memang tempatnya bagus, namun disini jauh lebih bagus? namun demikian yang di sayangkanya adalah akses dan fasilitas yg belum memadai untuk tempat-tempat wisata tersebut. Berikut adalah tempat wisata di kota palu dan sekitarnya..



1. Pantai Talise
Hasil gambar untuk pantai talise kota palu
Pantai talise adalah pantai yang terletak di dekat kota palu dan merupakan salah satu destinasi lokal favorit warga kerena jaraknya tersebut. Di pantai ini terdapat hamparan pasir putih dengan ombak yang cukup tenang yang biasanya dimanfaatkan pengunjung untuk berenang, menyelan dan menikmati sunset di penghujung hari.
2. Sou Raja
sou raja
Sou raja adalah rumah tempat tinggal raja yang dulunya memerintah secara lokal di daerah sulawesi tengah. Rumah ini terbuat dari kayu ulin dan kayu bayam dengan atap bentuk segitiga. Keberadaan rumah ini biasanya menjadi tujuan wisata budaya yang membuktikan bahwa di daerah ini pada zaman dahulu diperintah oleh seorang raja
3. Pantai Tanjung Karang
pantai tanjung karang
Pantai tanjung karang yang terletak di teluk palu ini dapat dicapai dalam waktu singkat dari kota sekitar 30-40 menit. Pantai ini menyuguhkan pemandangan pantai yang indah dengan paduan perbukitan hutan yang cukup menarik.
4. Pulau Pasoso
pulau pasoso
Pulau pasoso dikenal juga oleh masyarakat lokal sebagai pulau penyu hijau, karena keberadaan habitan hewan unik ini. Pulau pasoso sendiri terletak di kecamatan balaesang, kabupaten donggala dan kebanyakan dikunjungi pada bulan september dan november setiap tahun oleh pengunjung yang ingin melihat penyu bertelur.
5. Pusentasi Pusat laut
pusentasi pusat laut
Pusentasi Pusat Laut adalah sebuah sumur air laut yang terletak di daratan dan airnya terasa asin dan jernih. Pusentasi sendiri memiliki arti bahwa pusat air laut atau air sumur laut.
6. Taman Nasional Lore Lindu
taman nasional lore lindu
Bagi anda yang suka kegiatan petualangan, maka disarankan datang ke Taman Nasional Lore Lindu ini. Gunung, danau, flora dan fauna di sini sangat indah. Pantainya pun dijamin masih perawan. Apalagi anda juga bisa melihat batu batu dari jaman megalitik di sini. Banyak hal bisa dilakukan di kawasan Hutan Taman Nasional Lore Lindu. Hewan dan flora yang dilindungi bisa anda jumpai di tempat ini.
7. Museum Sulawesi Tengah
museum selawesi tengah
Museum Sulawesi Tengah ini terletak di tengah kota Palu. Di sini anda bisa melihat koleksi gajah purba dan bagaimana masyarakat Sulawesi Tengah jaman dulu meramu, membuat kain dari kulit dan sebagainya. Bila anda penasaran dengan budaya dan asal usul nenek moyang kota ini, maka anda di sarankan datang ke Museum Sulawesi Tengah.
8. Danau Poso
danau poso
Danau poso adalah danau air tawar di kabupaten poso yang merupakan salah satu danau terbesar di indonesia. Disini anda bisa menyaksikan pemandangan danau dengan kesejukan udara dan hamparan bukit nan indah di sekitar danau poso.
9. Air Terjun Saluopa
air terjun saluopa
Air Terjun Saluopa ini adalah airterjun bertingkat dengan 2 susun yang menyajikan pemandangan air terjun yang indah dengan kesejukan air pegunungan yang selain biasanya digunakan untuk mandi oleh pengunjung juga dapat diminum. Di air terjun ini juga terdapat kawasan hutan dimana pengunjung bisa melihat flora dan fauna hutan di sulawesi tengah.
10. Pulau Lutungan
pulau lutungan
Pulau Lutungan ini berjarak 456 kilometer dari Palu dengan jalan darat, lalu dilanjutkan dengan naik perahu selama 25 menit dari Pelabuhan Tanjung Batu. Pulau ini terletak di arah barat Toli-Toli Sulawesi Tengah yang dikelilingi air dan pantai berpasir putih. Pulau ini dianggap keramat dan banyak dikunjungi masyarakat dengan tujuan mencari berkah. Caranya dengan menancapkan pelepah kelapa ke dalam tanah lalu mencabutnya. Bila pelepah menjadi pendek, berarti permintaan ditolak, sebaliknya bila menjadi panjang berarti permintaan diterima.
11.Pantai Taipa di Bagian Utara Kota Palu
Kota Palu Pantai Taipa
Tempat wisata di Palu selanjutnya adalah Pantai Taipa yang berada di bagian utara kota Palu, seperti namanya pantai tersebut terletak di desa Taipa. Untuk bisa mencapai tempat wisata ini kita membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit karena jaraknya 20 km ke arah utara dari kota Palu. Pantai Taipa ini adalah tempat yang selalu ramai setiap harinya yang dikunjungi oleh masyarakat Kota Palu, terlebih untuk akhir pekan karena banyak yang merayakan ulang tahun, membuat out bond untuk kepentingan organisasi atau sekedar berkumpul bersama keluarga tercinta di tempat ini.
Sebelum masuk ke Pantai Taipa yang berada di bagian utara kota Palu, kita harus membayar Rp. 10.000/orang, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun harus mengeluarkan uang, tempat wisata Pantai Taipa adalah pilihan yang tepat untuk menghabiskan hari libur. Ada banyak tersedia kotage yang bisa disewa dengan harga mulai dari Rp. 35.000 hingga ratusan ribu. 

12.Pantai Enu di Bagian Utara Kota Palu
Pantai Enu terletak di sebelah utara Kota Palu, tepatnya di Desa Enu, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala. Desa Enu terletak di pesisir barat Sulawesi Tengah. Masyarakat Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu, sering menyebut kawasan pesisir barat Sulawesi Tengah ini dengan sebutan “Pantai Barat”. Pantai Enu berjarak sekitar 40 km dari Kota Palu. Perjalanan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun angkot dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.
Kota Palu Pantai EnuDaerah sekitar pantai Enu masih lebat dengan pepohonan tropis, berlatar belakang pegunungan dan dengan pantai yang berbatu. Pantai ini berhadapan langsung dengan objek wisata Tanjung Karang. Pantai Enu memiliki karakteristik taman laut yang indah, bergua-gua, soft coral, tempat berhuni berbagai jenis ikan dan sebagainya. Pantai ini cocok untuk anda yang gemar snorkeling, wind surfing dan diving. Peralatan untuk snorkeling dan diving dapat disewa oleh pengunjung di tempat ini, dan dapat pula di bawa dari Kota 

13.Jembatan Palu
jembatan palu
Adalah suatu landmark yang menjadi ikon utama kota Palu. Tempat ini paling sering dikunjungi wisatawan yang hobi berfoto. Biasanya foto-foto keindahan jembatan kuning Talise ini dilakukan malam hari. Jembatan ini diresmikan pada Mei 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jembatan ini membentang di atas Teluk Talise ini berada di kelurahan Besusu dan Lere, yang menghubungkan kecamatan Palu Timur dan Barat. Jembatan kuning ini merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia dan ketiga di dunia setelah di negara Jepang dan Perancis.

14.Gunung Gawalise
gunung-gawalise
Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut (dpl) ini berdiri di kawasan hutan tropis dan dihuni oleh suku Da’a, sub etnis suku Kaili. Suku ini tersebar di beberapa desa yang terdapat di kawasan gunung tersebut. Selain tempat pendakian, Gunung Gawalise juga kerap menjadi tempat observasi bagi para ilmuwan yang ingin meneliti berbagai jenis flora dan fauna. Salah satu jenis flora yang dapat ditemukan di sana adalah bunga abadi (edelweiss) atau yang mempunyai nama latin anaphalis javanica.

15.Cagar Alam Morowali
 morowali
Wilayah taman nasional ini meliputi pulau-pulau yang terdapat di kawasan teluk, kawasan dataran rendah dan daerah pegunungan dengan ketinggian mencapai 2.421 meter. Dalam kawasan cagar alam ini hidup masyarakat tradisional suku Wana yang belum mengenal kehidupan modern dan hidup dengan berburu dan melakukan perladangan berpindah. Kawasan cagar alam ini merupakan habitat sejumlah hewan seperti anoa, burung maleo, babi rusa dan sejenis kelelawar terkecil di dunia.

16.Kepulauan Togean
 Togean-Island
Selain Danau Poso, objek wisata utama lainnya di Poso Sulawesi Tengah adalah Laut Togean di Kecamatan Tojo UnaUna. Perjalanan menuju Togean dapat ditempuh 4 jam jalan darat yang dilanjutkan naik perahu motor. Objek wisata yang eksotis ini merupakan surga bagi wisatawan, karena alam bawah lautnya yang dihuni dengan berbagai karang tropis dalam ukuran jumbo serta berbagai spesies ikan hias dan kepiting kenari.
 17.Pulau Kadidiri
 Pulau-Kadidiri
Terletak tidak jauh dari Wakai merupakan pusat kunjungan wisata di Kepulauan Togean. Pulau Kadidiri merupakan pulau paling populer di kalangan wisatawan karena pantainya sangat bagus dengan lokasi snorkeling dan menyelam yang sangat prima. juga tersedia banyak penginapan murah dan di sebelah barat pantai terdapat deretan batu karang terjal yang menjadi habitat kepiting karang.

  1. Museum Sulawesi Tengah

18.Pantai Labuana Desa Sirenja
Pantai Labuana, Desa Lombonga, Sirenja, Donggala, Sulteng. Perjalanan +-2 Jam dari Palu. Pantai dengan garis pantai yang lumayan panjang. Dengan pasir agak kasar namun bersih. Air lautnya berwarna hijau, biru laut dan tosca. Cocok untuk berenang, karena tidak ada karang.hmmt... sala satu destinasi wisata yang sangat cocok buat pengemar pantai
 




19.PANTAI BAMBARANO
 
Mungkin sebagian orang yang berdiam di Kota Palu belum mengetahui keberadaan indahnya pantai Bambarano. Keeksotisan pantai ini bisa memukau setiap orang yang datang berkunjung.
Pantai Bambarano terletak di desa Sabang Kecamatan Damsol Kabupaten Donggala, arah wilayah Pantai Barat. Perjalanan dari kota Palu bisa di tempuh selama kurang lebih tiga setengah jam. Entah itu menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.
Karena namanya yang belum begitu populer, pantai ini masih sangat sepi pengunjung. Itu sebabnya panorama pantai Bambarano hanya bisa dinikmati oleh warga sekitar saja.

Namun, kini keberadaan pantai Bambarano mulai terdengar dari mulut ke mulut.




20.PANTAI KALUKU
pnatai kaluku adl obyek wisata yang baru di publikasikan di sulteng belum lama ini. promosinyapun baru dari mulut ke mulut perjalanan ke pantai ini memakan waktu -+1 jam darikota palu. wahh..dari gambar yg terlihab bgt besarnya animo masyarakat ntuk mengunjungi pantai ini tiap akhir pekan..hmmtt ada apa ya di pantai kaluku ? jawabanya hanya satu. keindahan,
 Hasil gambar untuk pantai KALUKU PALU

 Tempat yang harus dikunjungi bagi siapapun yang mau menikmati indahnya pemandangan gunung, hijaunya lembah, indahnya langit biru dan sejuknya udara tanpa polusi.. untuk mencapai gunung ini dari kota Palu, ada beberapa jalan tetapi yang biasa saya lewati adalah dari jalan I Gusti Ngurah Rai, terus cari jalan menuju ke kolam wisata Porame terus melewati seperti bendungan kecil diatas sungai dilanjutkan menyusuri desa Balane terus mengikuti jalan menanjak disisi gunung sepanjang 15 km. Dikarenakan jalan yang agak sempit dan kurang baik maka waktu tempuh bisa sampai 1,5 jam lamanya. Disepanjang perjalanan anda akan 21.disuguhkan indahnya pemandangan gunung dan hijaunya pohon2
Hasil gambar untuk objek matantimali

Minggu, 14 Agustus 2016

MAU COBA UVEMPOI ? INI RESEPNYA

Resep memasak Uvempoi

Hidangan ini semacam sup pedas tulang sapi, yang merupakan makanan khas daerah Sulteng. Simak resep selengkapnya berikut ini,
Uvempoi

Siapkan bahan dan bumbu sebagai berikut,
Bahan :

  1. 1 kg tulang sapi dengan sedikit daging potong-potong, rebus, tiriskan
  2. 1 ½ liter air

Bumbu :

  1. 8 cm asam jawa mentah, memarkan
  2. 5 buah cabai rawit merah, haluskan
  3. 1 sdm air jeruk nipis
  4. 1 sdt gula pasir
  5. 1 sdm garam

Cara Membuat Uvempoi:

  1. Didihkan air, masukkan tulang sapi, masak hingga mendidih kembali.
  2. Masukkan bumbu-bumbu. Masak hingga daging benar-benar lunak dan bumbu meresap. Angkat, sajikan.

resep Uta Dada, hidangan ayam kampung yang lezat KHAS PALU

Uta dada merupakan menu populer dari Kota Palu.
Mari kita mengenal masakan yang satu ini. Uta dada adalah sebuah makanan khas dari tanah kaili yang terbuat dari kuah santan dan daging ayam sebagai bahan baku utamanya. Masakan uta dada bisa dibilang mirip dengan opor, namun uta dada memiliki cita rasa khas dan pastinya sangat sedap untuk disantap bersama keluarga di rumah.


uta dada

Anda semakin penasaran, langsung saja mari kita intip cara memasak Uta Dada dari resep berikut ini,
Pertama siapkan bahan dan bumbu,
Bahan

  1. 1 ekor ayam kampung, potong 8 bagian
  2. 300 ml santan encer
  3. 400 ml santan kental
  4. 2 batang serai, memarkan
  5. 3 buah tomat mengkal, potong-potong
Bumbu yang Dihaluskan
  1. 8 siung bawang merah
  2. 5 siung bawang putih
  3. 20 buah cabai rawit hijau
  4. 2 cm kunyit, bakar
  5. 3 cm jahe
Cara Membuat
  1. Bakar ayam hingga setengah matang, angkat.
  2. Masukkan ayam bakar dan santan encer ke dalam wajan.
  3. Tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan dan serai, masak hingga mendidih.
  4. Masukkan tomat dan santan kental, aduk-aduk agar santan tidak pecah.
  5. Masak hingga santan mengental dan bumbu meresap. Angkat.

CARA MEMBUAT SUB MENU PADA MENU UTAMA DI BLOGSPOT

CARA MEMBUAT SUB MENU PADA MENU UTAMA DI BLOGSPOT


Sub Menu
Salam luar biasa…

Sekarang banyak sekali informasi tentang cara menambah / membuat sub menu untuk menu utama di internet. Kita bisa dengan mudah mencari informasi tersebut hanya dengan mengetikkan kata tertentu sesuai maksud yang diinginkan pada salah satu mesin pencari (search engine) seperti google.com , maka akan tertera informasi yang kita inginkan.

Berdasarkan pengalaman saya, dari beberapa informasi yang kita maksud, terkadang kurang jelas cara atau langkah-langkah yang mesti dilakukan. Apalagi seperti saya yang masih awam dengan pengetahuan tentang blogger ini. 


Karena itu, saya akan membagi pengalaman saya tentang suatu informasi yaitu cara membuat sub menu pada menu utama di blogspot”.
Sebelumnya, saya sangat berterima kasih kepada Mas Ahmad Rifai (http://blog.ahmadrifai.net/2012/03/membuat-menu-serta-sub-menu-tanpa.html) walaupun kita belum saling mengenal satu sama lain.

Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan :
  1. Klik Menu Desain 
  1. Pilih Menu Template lalu pilih menu Edit HTML 
  1. Pilih/klik menu Lanjutkan
  1. Pilih/klik menu Expand Template Widget
  1. <div class='main-outer'> atau
    <div id='main-wrapper'> atau <div id='main'>
     
    Cari scrift berikut :



Agar lebih mudah, klik saja F3 pada keyboard lalu pilh salah satu scrift diatas. Berdasarkan pengalaman saya setelah membolak balik informasi di www.google.com maka yang cocok adalah :
div class='main-outer'>.
Bisa jadi beda dengan template yang lain…

Setelah dapat, copas scrift berikut tepat diatas scrift yang dicari tadi : 

<style>
/* -- Menu Horizontal + Sub Menu-- */
#cat-nav {background:#156994;margin:0 15px;padding:0;height:35px;}
#cat-nav a { color:#eee; text-decoration:none; text-shadow: #033148 0px 1px 0px;border-right:1px solid #156994;}
#cat-nav a:hover { color:#fff; }
#cat-nav li:hover { background:#000; }
#cat-nav a span { font-family:Verdana, Geneva, sans-serif; font-size:11px; font-style:normal; font-weight:400; color:#fff; text-shadow:none;}
#cat-nav .nav-description { display:block; }
#cat-nav a:hover span { color:#fff; }
#secnav, #secnav ul { position:relative; z-index:100; margin:0; padding:0; list-style:none; line-height:1; background:#0d5e88; }
#secnav a { font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif; font-style:italic; font-weight:700; font-size:14px; display:block; z-index:100; padding:0 15px; line-height:35px; text-decoration:none;}
#secnav li { float:left; width: auto; height:35px;}
#secnav li ul  { position: absolute; left: -999em; width: 200px; top:35px}
#secnav li ul li  { height:30px; border-top:1px solid #fff; }
#secnav li ul li a  { font-family:Verdana, Geneva, sans-serif; width:180px; line-height:30px; padding:0 10px; font-size:11px; font-style:normal; font-weight:400; color:#eee; }
#secnav li ul ul  { margin: -30px 0 0 180px; }
#secnav li:hover ul ul, #secnav li:hover ul ul ul, #secnav li.sfhover ul ul, #secnav li.sfhover ul ul ul { left:-999em; }
#secnav li:hover ul, #secnav li li:hover ul, #secnav li li li:hover ul, #secnav li.sfhover ul, #secnav li li.sfhover ul, #secnav li li li.sfhover ul { left: auto; }
#secnav li:hover,#secnav li.hover  { position:static; }
#cat-nav #secnav {width:100%;margin:0 auto;}
</style>
<div id='cat-nav'>
<ul class='fl' id='secnav'>
<li><a href='#'>Beranda</a></li>
<li><a href='#'>Menu 1</a></li>
<li><a href='#'>Menu 2</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu2 a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu2 b</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu3</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu3a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu3b </a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu4</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu4a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu4b </a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu5</a></li>
</ul>
</div>


PENJELASAN :

7. Setelah itu klik Pratinjau dulu untuk memastikan scrift sudah benar . Lalu simpanlah/save. Dan tutup edit HTML tersebut.

Saran : back up dulu template anda sebelum merubah/menambah scrift diatas, agar bisa dimanfaatkan kembali jika ada masalah dengan penambahan srcritf diatas.

8. Untuk menghilangkan tampilan tampilan dabel dengan Laman Utama, 
Maka ikutilah saran berikut :

  • Masuk ke Menu Laman 
  • Lalu pilih tampilan halaman dengan memilih "jangan tampilkan"
  • Simpan setelan, maka laman utama akan tampil sendiri sesuai dengan scrift yang kita ketikkan tadi.
Blog sudah bisa dipublikasikan...

Semoga sharing yang saya buat ini bisa bermanfaat dan menambah khazanah pengetahuan kita semua

Sabtu, 13 Agustus 2016

mari mengenal SUKU KAILI kami TO KAILI


Suku Kaili adalah suku bangsa di Indonesia yang secara turun-temurun tersebar mendiami sebagian besar dari Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya wilayah Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kota Palu, di seluruh daerah di lembah antara Gunung Gawalise, Gunung Nokilalaki, Kulawi, dan Gunung Raranggonau. Mereka juga menghuni wilayah pantai timur Sulawesi Tengah, meliputi Kabupaten Parigi-Moutong, Kabupaten Tojo-Una Una dan Kabupaten Poso. Masyarakat suku Kaili mendiami kampung/desa di Teluk Tomini yaitu Tinombo,Moutong,Parigi, Sausu, Ampana, Tojo dan Una Una, sedang di Kabupaten Poso mereka mendiami daerah Mapane, Uekuli dan pesisir Pantai Poso.[butuh rujukan]
Untuk menyatakan "orang Kaili" disebut dalam bahasa Kaili dengan menggunakan prefix "To" yaitu To Kaili.
Ada beberapa pendapat yang mengemukakan etimologi dari kata Kaili, salah satunya menyebutkan bahwa kata yang menjadi nama suku Kaili ini berasal dari nama pohon dan buah Kaili yang umumnya tumbuh di hutan-hutan dikawasan daerah ini, terutama di tepi Sungai Palu dan Teluk Palu. Pada zaman dulu, tepi pantai Teluk Palu letaknya menjorok l.k. 34 km dari letak pantai sekarang, yaitu di Kampung Bangga. Sebagai buktinya, di daerah Bobo sampai ke Bangga banyak ditemukan karang dan rerumputan pantai/laut. Bahkan di sana ada sebuah sumur yang airnya pasang pada saat air di laut sedang pasang demikian juga akan surut pada saat air laut surut.
Menurut cerita (tutura), dahulu kala, di tepi pantai dekat Kampung Bangga tumbuh sebatang pohon kaili yang tumbuh menjulang tinggi. Pohon ini menjadi arah atau panduan bagi pelaut atau nelayan yang memasuki Teluk Palu untuk menuju pelabuhan pada saat itu, Bangga.
Suku Kalili atau etnik Kaili, merupakan salah satu etnik dengan yang memiliki rumpun etnik sendiri. untuk penyebutannya, suku Kaili disebut etnik kaili, sementara rumpun suku kaili lebih dari 30 rumpun suku, seperti, rumpun kaili rai, rumpun kaili ledo, rumpun kaili ija, rumpun kaili moma, rumpun kaili da'a, rumpun kaili unde, rumpun kaili inde, rumpun kaili tara, rumpun kaili bare'e, rumpun kaili doi, rumpun kaili torai, dll.

Bahasa

Suku Kaili mengenal lebih dari dua puluh bahasa yang masih hidup dan dipergunakan dalam percakapan sehari-hari. Uniknya, di antara kampung yang hanya berjarak 2 km kita bisa menemukan bahasa yg berbeda satu dengan lainnya. Namun, suku Kaili memiliki lingua franca, yang dikenal sebagai bahasa Ledo. Kata "Ledo" ini berarti "tidak". Bahasa Ledo ini dapat digunakan berkomunikasi dengan bahasa-bahasa Kaili lainnya. Bahasa Ledo yang asli (belum dipengaruhi bahasa para pendatang) masih ditemukan di sekitar Raranggonau dan Tompu. Sementara, bahasa Ledo yang dipakai di daerah kota Palu, Biromaru, dan sekitarnya sudah terasimilasi dan terkontaminasi dengan beberapa bahasa para pendatang terutama bahasa Mandar dan bahasa Melayu.
Bahasa-bahasa yang masih dipergunakan dalam percakapan sehari-hari, yaitu bahasa Tara (Tondo,vatu tela,Talise,Lasoani,Poboya,Kavatuna,Sou love dan Parigi), bahasa Rai (Tavaili sampai ke Tompe), bahasa Doi (Pantoloan dan Kayumalue); bahasa Unde (Ganti,Banawa,Loli,Dalaka, Limboro,Tovale dan Kabonga), bahasa Ado (Sibalaya, Sibovi,Pandere, bahasa Edo (Pakuli,Tuva), bahasa Ija (Bora, Vatunonju), bahsa Da'a (Porame, Balane, Uwemanje, Rondingo, Pobolobia, Kayumpia, Wayu, Dombu, Jono'oge), bahasa Moma (Kulavi), dan bahasa Bare'e (Tojo, Unauna dan Poso). Semua kata dasar bahasa tersebut berarti "tidak".

Kehidupan

Mata pencaharian utama masyarakat Kaili adalah bercocok tanam disawah,diladang dan menanam kelapa. Disamping itu masyarakat suku Kaili yang tinggal didataran tinggi mereka juga mengambil hasil bumi dihutan seperti rotan,damar dan kemiri, dan beternak. Sedang masyarakat suku Kaili yang dipesisir pantai disamping bertani dan berkebun, mereka juga hidup sebagai nelayan dan berdagang antar pulau ke kalimantan.
Makanan asli suku Kaili pada umumnya adalah nasi, karena sebagian besar tanah dataran dilembah Palu, Parigi sampai ke Poso merupakan daerah persawahan. Kadang pada musim paceklik masyarakat menanam jagung, sehingga sering juga mereka memakan nasi dari beras jagung (campuran beras dan jagung giling).
Alat pertanian suku Kaili di antaranya : pajeko (bajak), salaga (sisir), pomanggi (cangkul), pandoli(linggis), Taono(parang); alat penangkap ikan di antaranya: panambe, meka, rompo, jala dan tagau.

Budaya

Sebagaimana suku-suku lainnya diwilayah persada Nusantara, Suku Kaili juga mempunyai adat istiadat sebagai bagian kekayaan budaya di dalam kehidupan sosial, memiliki Hukum Adat sebagai aturan dan norma yang harus dipatuhi, serta mempunyai aturan sanksi dalam hukum adat.
Penyelenggaraan upacara adat biasanya dilaksanakan pada saat pesta perkawinan (no-Rano, no-Raego, kesenian berpantun muda/i),pada upacara kematian (no-Vaino,menuturkan kebaikan orang yg meninggal), pada upacara panen (no-Vunja, penyerahan sesaji kepada Dewa Kesuburan), dan upacara penyembuhan penyakit (no-Balia, memasukkan ruh untuk mengobati orang yg sakit); pada masa sebelum masuknya agama Islam dan Kristen, upacara-upacara adat seperti ini masih dilakuan dengan mantera-mantera yang mengandung animisme.
Setelah masuknya agama Islam dan Kristen, pesta perkawinan dan kematian sudah disesuaikan antara upacara adat setempat dengan upacara menurut agama penganutnya. Demikian juga upacara yang mengikuti ajaran Islam seperti: Khitan (Posuna), Khatam (Popatama) dan gunting rambut bayi usia 40 hari (Niore ritoya), penyelenggaraannya berdasarkan ajaran agama Islam.
Beberapa instrumen musik yang dikenal dalam kesenian suku Kaili antara lain : Kakula (disebut juga gulintang,sejenis gamelan pentatonis),Lalove (serunai), nggeso-nggeso (rebab berdawai dua), gimba (gendang), gamba-gamba (gamelan datar/kecil), goo(gong), suli (suling).
Salahsatu kerajinan masyarakat suku Kaili adalah menenun sarung. Ini merupakan kegiatan para wanita didaerah Wani,Tavaili, Palu, Tipo dan Donggala. Sarung tenun ini dalam bahasa Kaili disebut Buya Sabe tetapi oleh masyarakat umum sekarang dikenal dengan Sarung Donggala. Jenis Buya Sabe inipun mempunyai nama-nama tersendiri berdasarkan motif tenunannya, seperti Bomba, Subi atau Kumbaja. Demikian juga sebutan warna sarung Donggala didasarkan pada warna alam,seperti warna Sesempalola / kembang terong (ungu), Lei-Kangaro/merah betet (merah-jingga), Lei-pompanga (merah ludah sirih).
Didaerah Kulawi masih ditemukan adanya pembuatan bahan pakaian yang diproses dari kulit kayu yang disebut Katevu. Pakaian dari kulit Kayu Katevu ini sebagian besar dipakai oleh para wanita dalam bentuk rok dan baju adat.
Sebelum masuknya agama ke Tanah Kaili, masyarakat suku Kaili masih menganut animisme, pemujaan kepada roh nenek moyang dan dewa sang Pencipta (Tomanuru), dewa Kesuburan (Buke/Buriro)dan dewa Penyembuhan (Tampilangi). Agama Islam masuk ke Tanah Kaili, setelah datangnya seorang Ulama Islam, keturunan Datuk/Raja yang berasal dari Minangkabau bernama Syekh Abdullah Raqie. Ia beserta pengikutnya datang ke Tanah Kaili setelah bertahun-tahun bermukim belajar agama di Mekkah. Di Tanah Kaili, Syekh Abdullah Raqie dikenal dengan nama Dato Karama/Datuk Karama (Datuk Keramat), karena masyarakat sering melihat kemampuan dia yang berada di luar kemampuan manusia pada umumnya. Makam Dato Karama sekarang merupakan salah satu cagar budaya yang di bawah pengawasan Pemerinta Daerah.
Hubungan kekerabatan masyarakat suku Kaili sangat tampak kerjasama pada kegiatan-kegiatan pesta adat, kematian, perkawinan dan kegiatan bertani yang disebut SINTUVU (kebersamaan/gotong royong).

Pemerintahan

Pemerintahan pada masa dahulu, sudah dikenal adanya struktur organisasi pemerintahan di dalam suatu Kerajaan (KAGAUA) dikenal adanya MAGAU (Raja), MADIKA MALOLO (Raja Muda). Di dalam penyelenggaraan pemerintahan Magau dibantu oleh LIBU NU MARADIKA (Dewan Pemerintahan Kerajaan) yang terdiri dari: MADIKA MATUA (Ketua Dewan Kerajaan/Perdana Menteri) bersama PUNGGAWA (Pengawas Pelaksana Adat/ Urusan Dalam Negeri), GALARA (Hakim Adat), PABICARA (Juru Bicara), TADULAKO (Urusan Keamanan/ Panglima Perang) dan SABANDARA (Bendahara dan Urusan Pelabuhan).
Disamping dewan Libu nu Maradika, juga ada LIBU NTO DEYA (Dewan Permusyawaratan Rakyat) yang merupakan perwakilan Rakyat berbentuk PITUNGGOTA NGATA(Dewan yg Mewakili Tujuh Penjuru Wilayah) atau PATANGGOTA NGATA (Dewan yg Mewakili Empat Penjuru Wilayah). Bentuk Kota Pitunggota atau Kota Patanggota berdasarkan luasnya wilayah kerajaan yang memiliki banyaknya perwakilan Soki (kampung)dari beberapa penjuru. Ketua Kota Pitunggota atau Kota Patanggota disebut BALIGAU.
Strata sosial masyarakat Kaili dahulu mengenal adanya beberapa tingkatan yaitu MADIKA/MARADIKA, (golongan keturunan raja atau bangsawan),TOTUA NUNGATA (golongan keturunan tokoh-tokoh masyarakat), TO DEA (golongan masyarakat biasa), dan BATUA (golongan hamba/budak).
Pada zaman sebelum penjajahan Belanda, daerah Tanah Kaili mempunyai beberapa raja-raja yang masing2 menguasai daerah kekuasaanya, seperti Banawa, Palu, Tavaili, Parigi, Sigi dan Kulavi. Raja-raja tersebut mempunyai pertalian kekeluargaan serta tali perkawinan antara satu dengan lainnya, dengan maksud untuk mencegah pertempuran antara satu dengan lainnya serta mempererat kekerabatan.
Pada saat Belanda masuk kedaerah Tanah Kaili, Belanda mencoba mengadu domba antara raja yang satu dengan raja lainnya agar mempermudah Belanda menguasai seluruh daerah kerajaan di Tanah kaili. Tetapi sebagian besar daripada raja-raja tersebut melakukan perlawanan terhadap tentara Belanda, mereka bertempur dan tidak bersedia dijajah Belanda. Tetapi dengan kelicikan Belanda setelah mendapat bala bantuan dari Jawa akhirnya beberapa raja berhasil ditaklukan, bahkan ada di antaranya yang ditangkap dan ditawan oleh Belanda kemudian dibuang ke Pulau Jawa.
Beberapa alat senjata perang yang digunakan oleh suku Kaili di antaranya : Guma (sejenis parang), Pasatimpo (sejenis keris), Toko (tombak), Kanjai (tombak trisula), Kaliavo (perisai). --180.251.147.61 26 Desember 2011 06.39 (UTC)

sumber wikpedia bhs indonesia

Selasa, 09 Agustus 2016

fakta unik tentang islam

fakta-fakta unik tentang islam.
hi guys mungkin ada beberapa hal yg belum ada sadari dari agama islam. Berikut beberapa beberapa fakta menarik seputar islam.


1. Nama “Muhammad” adalah nama yang paling populer di seluruh dunia (walaupun salah mahomed..mohammed..dll) dan menempati urutan nomor dua di negara Inggris untuk nama bayi laki-laki ( urutan pertama ditempati oleh nama ‘Jack’ )

2. Albania merupakan negara satu-satunya di benua Eropa yang 90% penduduknya beragama Islam


3. Kata-kata berikut ini diserap dari bahasa Arab : Algebra, Zero, Cotton, Sofa, Rice, Candy, Safron, Balcony, bahkan ‘Alcohol’ juga berasal dari bahasa Arab, Al-Kuhl, yang mempunyai arti bubuk

4. Beberapa ayat di dalam Al-Qur’an menggambarkan pentingnya persamaan hak antara pria dan wanita ( secara perhitungan matematik ). Kata “Pria” dan “Wanita” di dalam Al-Qur’an sama-sama berjumlah 24

5. Tidak ada apa-apa di dalam Ka’bah

6. Islam merupakan agama yang pertumbuhannya paling cepat di dunia menurut banyak sumber, diperkirakan akan menjadi agama nomor 1 pada tahun 2030

7. Umat Hindu percaya bahwa di dalam Ka’Bah ada salah satu dari Tuhan mereka yang bernama ‘Shiva Lingam‘

8. Nabi Muhammad SAW melaksanakan ibadah haji hanya 2 kali dalam hidupnya

9. Jikalau sekarang Al-Qur’an dihancurkan, maka versi arab dari Al-Qur’an akan segera di-recover oleh jutaan muslim, yang disebut Huffaz yang telah menghafalkan kata-kata di dalam Al-Qur’an dari mulai awal sampai dengan akhir ayat.

10. Nama original dari kota suci Madinah adalah “Yasthrib"

11. pemeluk Islam bertambah 2,9% per tahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% per tahun.

12. Berdasarkan data dari Departmen Pertahanan Amerika Serikat. Dari 1,4 juta prajurit di militer Amerika, diperkirakan ada sekitar 3.700 yang beragama Islam ( Muslim ).

13. islam menyebar ke bumi nusantara ketika Nabi Muhammad masi hidup

14. Sebanyak 8 juta orang Muslim yang kini ada di AS dan 20.000 orang AS masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa 9/11

15. Jasad Nabi Muhammad pernah ingin dicuri 2 kali, namun kedua2nya gagal dan salah satu yang mencuri dihilangkan oleh Allah dari bumi

16. Jasad Firaun (Ramses II) yang tenggelam di laut merah, Baru ditemukan
oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. setelah 3000 tahun berada di bawah tanah dan pasir

17. Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.

18. Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya:

19. Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi yang berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), radiasi tersebut menembus planet mars dan masih berlanjut. peneliti mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
?rel=0&autoplay=1